Sabtu, 10 Maret 2012

Bahagianya Bersikap Terbuka

Apapun itu status hubungannya, manusia dituntut untuk terbuka. Memang tidak mudah untuk membuka topeng-topeng yang kita punyai, meruntuhkan tembok-tembok pembelaan diri yang sudah kita bangun seumur hidup kita. Tetapi hal itu bukanlah tidak mungkin. Keinginan kita untuk menjadi diri sendiri dalam proses menjadi manusia yang dewasa terus bergejolak di dalam hati kita. Saya percaya itu.

Di dalam hati kecil kita, sering kali ingin menjadi diri sendiri, namun hal itu juga kerap dihadapkan pada realita diri yang masih belum sempurna. Masih mempunyai ketergantungan tinggi pada gengsi atau yang lebih dikenal "jaim", jaga image.

Dalam refleksi pribadi saya, awalnya memang susah untuk membuka diri kita kepada orang lain, membuka apapun, terutama kebusukan-kebusukan kita. Tapi dengan terbuka, saya dapat menjadi diri saya sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangan saya. Satu pengalaman pribadi. Saya sangat terbuka dengan pacar saya, apapun itu, dari hal sederhana apapun. Memang, sikap saya yang terbuka, membuat "Nanda" cemburulah, kagetlah, atau reaksi-reaksi lainnya. Saya memang siap dengan segala resiko apapun akibat sikap terbuka saya. Tetapi setelah kaget, pacar saya hanya mengucapkan "TERIMA KASIH" dan tersenyum dengan senyum yang paling manis yang pernah saya temui. Perasaan saya saat itu sangatlah bahagia. Selain saya dapat menjadi diri saya sendiri apa adanya, saya juga merasa bahagia karena tanggapan yang positif dari orang yang saya sayangi.

Sikap terbuka memang bukanlah hal mudah. Namun dengan terbuka, kita tidak akan menyesal dan terus dikejar-kejar oleh kebohongan-kebohongan diri kita.
Indonesia akan menjadi negara maju jika orang-orang Indonesia terbuka dirinya bagi orang lain. Tidak ada lagi kata munafik. Mungkin, tidak ada lagi kata penderitaan.
Mari kita menyadari diri kita, yang selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik tetapi lebih menjadi orang munafik.

Berikanlah kepada siapapun, diri asli kita. INILAH DIRIKU YANG SESUNGGUHNYA...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar